Apa Itu Crowdfunding? Bagaimana Sistem Kerjanya?

Apa Itu Crowdfunding Bagaimana Sistem Kerjanya

Jika saat ini Anda tengah merintis sebuah usaha, pastinya Anda harus melakukan berbagai inovasi supaya usaha atau bisnis Anda tetap bertahan dan berkembang. Dan salah satu yang dibutuhkan pada saat ingin mengembangkan sebuah usaha adalah modal. Modal bisa dikatakan sebagai komponen terpenting dalam sebuah usaha. Tanpa modal, usaha pasti akan sulit untuk berkembang.

Banyak pengusaha kecil dan menengah biasanya akan langsung mengajukan pinjaman ke bank. Tapi bunga bank tidaklah rendah dan ini membuat pebisnis sulit dalam membayarnya. Apalagi jika bisnis yang dijalankan masih dalam skala kecil.

Tapi sekarang ini sudah ada crowdfunding yang menjadi alternatif untuk para pengusaha yang tengah memerlukan modal tambahan. Jika Anda belum mengenal apa itu crowdfunding, jadi crowdfunding adalah bentuk pendanaan usaha dimana asal dari dana ini adalah modal yang terkumpul dari beberapa pemilik modal.

Untuk sistem kerjanya, crowdfunding memiliki 3 komponen utama yakni pemilik modal, website dan penerima modal. Siapapun yang tertarik mengajukan pinjaman atau memberikan dana hanya perlu melengkapi beberapa syarat dan ketentuan. Tunggu beberapa hari hingga kerja sama diproses dan modal dari pemilik dana akan dikirimkan ke pelaku usaha.

Jika Anda ingin mengajukan pinjaman dana melalui platform crowdfunding, Anda dapat melakukan 3 hal agar dana bisa Anda dapatkan dengan lebih cepat seperti:

  1. Membuat Proposal Bisnis Yang Menarik

Anda perlu membuat proposal bisnis sebagus dan semenarik mungkin. Karena proposal ini akan diajukan dan dibaca oleh para pemilik dana. Proposal yang Anda buat nanti harus menjelaskan secara detail seperti apa usaha yang Anda jalankan dan prospek kedepannya. Anda bisa buat proposal secara detail dan lengkap baik menggunakan teks, gambar ataupun video.

  1. Melakukan Pendaftaran

Kedua, Anda harus melakukan pendaftaran ke salah satu platform atau situs crowdfunding. Prosesnya sangat gampang sekali dan Anda juga tidak harus pergi keluar rumah karena pendaftaran hanya mengandalkan perangkat berupa smartphone dan koneksi internet saja.

  1. Mengunggah Proposal

Setelah pendaftaran dilakukan, Anda bisa unggal proposal Anda kemudian pantau terus bagaimana perkembangan dari kampanye yang Anda buat. Jika ada pemilik modal menghubungi dan bertanya ke Anda perihal prospek bisnis Anda ke depan, Anda bisa menjawabnya dengan jawaban yang padat dan jelas. Tidak perlu melebih-lebihkan bisnis Anda karena ini justru membuat si pemilik dana ragu dengan bisnis Anda.

Ada banyak sekali keuntungan bagi Anda yang melakukan pinjaman dana dari equity crowdfunding Indonesia. Keuntungan tersebut diantaranya lebih cepat, lebih mudah karena semuanya dilakukan secara online. Tapi dibalik keuntungannya, terdapat risiko besar bagi pemilik dana ketika menginvestasikan dananya melalui platform ini.

Oleh karena itu, Anda bisa beralih ke sistem P2P atau peer to peer lending yang jauh lebih aman dan minim resiko. Salah satu platfrom yang dapat Anda gunakan adalah Amartha. Pendanaan yang dilakukan di Amartha memiliki banyak keuntungan menarik bahkan hingga 15% flat di tiap tahunnya.