Alquran Cetak dan Digital, Mana yang Lebih Sehat untuk Mata?

Membaca Al-Quran bagi seorang muslim dapat mendatangkan pahala berlimpah dan ganjaran surga. Seiring semakin majunya teknologi tinggi dan masuknya era digital, pola ibadah pun sedikit mengalami perubahan. Kini umat muslim tidak harus lagi membawa-bawa Al-Quran yang berupa cetakan dalam lembaran kertas. Pada era seperti sekarang ini, tidak sulit bagi kita untuk membaca Al Quran digital 30 juz, semisal di smartphone atau gadget yang lain. Alquran digital sendiri ada yang harus diinstal dan ada yang versi online.
Dari keduanya, yakni versi cetak dan versi digital, mana yang baik untuk kesehatan mata? Menurut beberapa para pakar mata, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
Membaca Al-Quran versi cetak menurut sebagian orang lebih jelas huruf-hurufnya dan merasa lebih afdhol. Rasa memegang sebuah kitab itu ada dan hal ini memang tidak dapat dirasakan apabila memakai versi digital. Bagi sebagian orang, rasa memegang kitab suci ini penting dan dapat menimbulkan rasa nyaman serta betah dalam proses membaca.
Sementara itu, membaca Al-Quran digital dirasa lebih praktis karena tidak sulit untuk dibawa kemana-mana. Tingkat keparktisan yang tinggi inilah salah tau kelebihan Al-Quran versi digital. Namun apabila ada kelebihan, maka tentu saja akan ada kekurangan. Kekurangannya ialah berhubungan dengan kesehatan mata. Ketika baca Al-Quran di layar smartphone ada cahaya dari layar yang secara terus-menerus memantul ke mata dan hal tersebut membuat mata lebih cepat capek. Sementara membaca versi kitab lebih nyaman selama penerangannya cukup.
Beberapa orang menyarankan untuk memilih mana yang lebih nyaman di mata dan hati, baik itu membaca versi cetak atau versi digital. Bila memilih membaca Al-Quran versi cetak dianjurkan di tempat yang terang dan pencahayaan cukup. Sementara bila membaca Al-Quran yang versi digital harus memperhatikan intensitas cahaya layarnya. Kalau terlalu silau dapat dikurangi brightness-nya.
Hal lain yang perlu juga diperhatikan adalah durasi. Durasi mata menatap mata inilah yang dapat menyebabkan masalah pada mata. Apabila membaca Al Quran digital dengan durasi terlalu lama dapat mengakibatkan computerize vision syndroom (CVS), yakni kondisi yang dihasilkan dari mata yang fokus pada layar gadget atau perangkat lain dalam waktu yang terlalu lama. Pada saat kondisi seperti ini otot-otot mata akan mengalami ketegangan dan menyebabkan kelelahan. Apabila dirasa sudah cukup lama menatap layar handphone, maka disarankan untuk beristirahat sejenak.